Before I Met You

Judul               : Before I Met You

Penulis            : Achie TM

Penerbit          : PT Gramedia Pustaka Utama

Cetakan           : Cetakan I, 2017

Genre               : Roman Islami

ISBN                : 9786020378466

 

Saya pernah membaca di sebuah majalah ternama, beberapa waktu yang lalu jika Mbak Achie TM bernadzar untuk selalu  menuliskan hal-hal yang mendekatkan diri pada pencipta-Nya (Alloh SWT). Namun saya lupa alasan Mbak Achie TM memantapkan tulisannya di genre tersebut. Meski sedikit samar, bahwa ada suatu kejadian yang membuat mbak Achie TM bernadzar untuk selalu menulis digenre islami.

Kali ini novel mbak Achie yang berjudul Before I Met You, tak jauh berbeda dengan novel InsyaAlloh Syah yang juga bergenre religi, mbak Achie seolah ingin menyampaikan pada pembacanya bahwa memang benar harta dunia itu kita perlukan tetapi itu bukanlah hal satu-satunya yang harus kita kejar. Kita harus kembali fitrah kita sebagai seorang hamba untuk menaat segala peraturan yang telah ditetapkan oleh-Nya, Sang Pencipta.

Before I Met You sendiri berkisah tentang cinta Zaki dan Tasya yang terombang-ambing oleh berbagai masalah. Juga ada surat-surat misterius yang saling bersinggungan, surat-surat cinta ibu Tasya terhadap seorang lelaki yang akhirnya membuat Tasya memiliki keluarga baru yang mencintainya.

Cinta memang sesuatu yang tidak pernah habis dibahas dan dijadikan tema dalam sebuah cerita. Seperti Zaki dan Tasya, dua anak manusia yang sewaktu kecil tinggal sekomplek, dan mereka saling jatuh cinta namun hanya mampu dipendamnya saja.

Hingga kemudian saat mereka sudah dewasa, sebuah takdir mempertemukan mereka dan akhirnya mereka memutuskan untuk segera menikah. Zakki yang sholeh namun tidak memiliki pekerjaan tetap, pekerjaan yang digeluti Zakki membuatnya selalu tidak bekerja secara normal, juga gaji yang bisa dibilang tidak terlalu tinggi. Keadaan Zakki seperti ini membuat Tasya, yang sedari kecil hidupnya sudah menderita, bimbang. Bimbang untuk mengukir hidup bersama Zakki.

Tasya sendiri seorang gadis yang mencoba taat pada agamanya, tidak mau bersentuhan dengan lawan jenis, meskipun dia seorang sekretaris manager HRD. Bosnya jatuh cinta dengan Tasya dan ingin mempersuntingnya. Ketika akhirnya Tasya memutuskan untuk menerima pinangan Bosnya, maka terkuaklah semua kejadian-kejadian yang berkaitan dengan surat-surat dan masa lalu ibunya.

Konflik yang dituangkan dalam cerita ini terdengar masih logis, alurnya yang mengalir memperkuat bahwa novel ini untuk dikategorikan novel yang tidak membosankan.

Ada hal  yang terasa janggal bagi saya, yaitu cerita tentang Kinanti yang pernah berpacaran dengan Zakki selama 3 bulan. Di sana diceritakan jika Zakki mengatakan bahwa Kinanti pernah dilamarnya saat pacaran itu, tetapi Kinanti menolaknya karena dia mencintai sahabat Zakki. Jadi mengapa Kinanti perlu berpacaran dengan Zakki jika dia mencintai ornag lain? Tapi bisa saja banyak alasan yang masih masuk akal dikemukakan ketika pertanyaan senada muncul.

Dengan ending yang twist, pembaca dipaksa untuk ikut larut dengan segala kegelisahan dan kesedihan yang ditawarkan dalam novel ini.

Banyak hal yang ditawarkan dari novel ini untuk bisa kita jadikan pelajaran bahwa harta bukanlah segala-galanya, pendamping hidup yang sholeh adalah lebih utama, karena ketika dia mencinta karena Rabbnya maka dia akan selalu berusaha menghormati, menjaga dan membahagiakan istrinya.

Poin 3/5 untuk novel ini. Layak Pembaca masukan ke daftar list book to read of the month. Selamat membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published.