Review Novel Wulanfadi : R

Judul               : R (Raja, Ratu dan Rahasia)

Penulis            : WulanFadi

Penerbit         : Best Media

Tahun Terbit   : Cetakan Pertama, April 2016

ISBN                : 978-602-6940-26-1

Genre            : Teenlit

 

Dua judul novel Wulanfadi yang saya ketahui,  judulnya memang unik, “A” dan “R”. A sendiri saya tonton filmnya, sedang novel R baru saya baca beberapa waktu yang lalu, Novel yang saya temukan di salah satu deret koleksi di rak perpustakaan mini milik kakak.

A dan R, saya rasa memiliki banyak kesamaan dari ide, alur dan ending. Novel tentang remaja SMA yang sedang jatuh cinta. Settingnya tentu saja tak jauh-jauh dari rumah, sekolah atau mall. Di film A yang saya tonton, ending cerita sudah ketebak, terus konflik-konflik yang ditawarkan seperti cerita cerita FTV pada umumnya.

Judul R sendiri adalah akronim dari Raja, Ratu dan Rahasia. Berkisah tentang Ratu yang dtinggal pergi selama-lamanya oleh kedua orangtuanya dalam sebuah kecelakaan pesawat. Ratu berkenalan dengan Raja karena kakaknya Ratu, Reon, menitipkan Ratu ke Raja setelah pulang sekolah karena dia harus bekerja dan terkadang harus lembur hingga larut malam. Raja sendiri adalah anak sahabat orangtua Ratu dan Reon.

Pada awalnya hubungan Ratu dan Raja terlihat kaku, namun ternyata masing-masing saling jatuh cinta. Raja sendiri adalah cucu pemilik SMU Adhi Wijaya di mana Ratu dan Raja bersekolah. Sedang ibi Raja adalah ketua yayasan SMU Adhi Wijaya. Di sekolah Adhi Wijaya ada sebuah Perkumpulan Rahasia. Reon sendiri dulu pernah menjadi ketuanya. Ratu yang saat itu sudah berstatus resmi menjadi pacar Raja, secara diam-diam menjadi anggota Perkumpulan Rahasia  tersebut. Sedangkan Raja terlihat antipati dan membenci Perkumpulan Rahasia karena pernah perkumpulan itu pernah mencoreng nama baik SMU Adhi Wijaya. Sebagai cucu pemilik SMU tersebut Raja merasa harus ikut mempertahankan nama baik  SMU AdhiWijaya.

Suatu hari hubungan Raja dan Ratu menjadi renggang karena Ratu yang merahasiakan keanggotaanya di Perkumpulan Rahasia. Hingga kemudian Ratu berjanji pada diri sendiri untuk tidak menyimpan hal-hal penting termasuk kepada ibu Raja.

Novel ini secar umum sangat menghibur. Dan saya acungkan jempol karena Wulanfadi mampu merangkai kata dengan sangat mengalir  dan tidak membosankan.

Namun ada beberapa hal yang ingin saya garis bawahi di sini, seperti kematian Reon. Di novel ini tidak digambarkan bagaimana keadaan Reon. Tidak ada Clue dari awal yang akan menjadi benang merah kematian Reon. Di novel ini, Reon hanya digambarkan mengantar jemput Ratu tanpa digambarkan bagaimana keadaan Reon secara fisik. Jadi ketika di bab kematian Reon, hati saya bertanya, mengapa seperti ini?

Selain itu, di bab paling akhir, di Venecia. Mengapa dia awal tidak disebutkan atau ada benang merah, impian Raja dan Ratu untuk mengunungi Venecia pada suatu hari nanti? Jika semua adegan dibuat secara tiba-tiba seperti ini meskipun settingnya terdengar mewah, namun bagi saya justru  membuat nilai tulisan itu sendiri berkurang.

Kemudian jika WulanFadi lebih bisa mengeksplor , mendeskrespsikan bagaimana perasaanya Ratu dan Raja saat mereka belum jadian dan saat mereka harus berpisah jarak, mungkin novel ini akan lebih mak nyus.

Anyway, soal genre bacaan dan gaya bahasa adalah soal selera. Secara umum novel ini dapat dinikmati dengan baik dan bisa dijadikan salah satu referensi bacaan menghibur di sela kesibukan Anda. Selamat membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published.