3 Alasan Ilmu Parenting Penting Bagi Orangtua – Parenting adalah ilmu yang tidak akan pernah mengenal kata tamat. Apalagi ada acara wisuda. Meski begitu ada hal – hal dasar yang harus orang tua ketahui tentang dunia masalah anak.

Aku sendiri jujur saja sangat terkejut saat memiliki anak pertama. Bayangan tentang mengasuh anak dengan mudah buyar sudah. Ternyata anak-anak itu mempunyai karakter sendiri dan aku harus memahaminya terlebih dahulu. Dan bayangkan saja aku harus berkomunikasi dengan bayi yang bisanya hanya menangis dan tersenyum. Duh Gusti.

ODOP ICC
ODOP ICC

Aku bukan tidak pernah belajar sama sekali ilmu parenting. Sebelum nikah ada beberapa buku yang kubeli. Namun ternyata, buku-buku itu masih seujung kuku hitam. Belum ada apa-apanya. Dan kemudian aku sadar, bahwa ada keadaan seperti ini tidak bisa dibiarkan terus menerus. Keadaan ketika aku nggak tahu apa yang harus dilakukan terhadap anak-anak.

Aku mulai lagi browsing tentang pendidikan anak. tentang pola pengasuhan yang benar. Buku karya Ayah Edi saya lahap dengan semangat. Tetapi, karena keterlambatanku memahami ilmu parenting dan pola pengasuhan, anak pertamaku sering menjadi korban.

Nah, agar orangtua melek parenting, harus tahu alasannya.

3 Alasan Orangtua Belajar Ilmu Parenting

Melihat dilingkungan sekitar tempat tinggalku, kesadaran orang tua untuk mendalami ilmu parenting masih terasa nol. Banyak hal yang salah kaprah diajarkan kepada anak. Nah, jika kamu ingin generasimu lebih baik, maka 5 alasan dibawah ini harus kamu ketahui mengapa peting banget belajar ilmu parenting.

#1 Agar Orang Tua Bisa Kendalikan Emosinya

Biasaya orangtua merasa tidak sabar dengan polahtingkah anaknya. Padahal sebenarnya anak tersebut memang belum benar paham akan sesuatu atau hal yang orang tua perintahkan. Mengumpat atau yang lebih buruk menganiaya, adalah efek dari luapan emosinya tersebut.

Apakah orangtua tahu efek dari mengumpat atau menganiaya tersebut? Jika tahu bahwa setiap kata-kata pedas yang keluar dari mulut kita merupakan kata-kata yang akan terus disimpan dalam memori anak, pasti kita sebagai orangtua tidak akan pernah melakukannya. Ornagtua harus tahu, bahwa kata-kata umpatan dan juga penganiayaan itu akan berakibat pada psikis dan mental anak tersebut. Apalagi jika dilakukan masih balita.

#2 Orangtua Tahu Cara mendidik Anak yang Tepat

Apakah Teman-teman pernah melihat seorang ibu yang teriak-teriak memarahi anaknya setelah kena tegur sesorang atau mungkin teriak-teriak memaarahi anaknya di depan orang banyak? Mungkin sudah biasa ya. padahal hal seperti ini adalah bukan hal yang baik. Selain berakibat pada mental dan psikis anak tersebut, justru akibatnya anak justru akan membangkan sebagi bentuk pertahanan diri.

Nah, inilah pentingnya orangtua belajar parenting, agar bisa mendidik anak sesuai dengan porsinya, tepat sasaran. Meski mungkin hasilnya tidak 100 persen sesuai dengan yang kita inginkan, tetapi sesenggaknya ada banyak hal kebaikan yang kita tanamkan dalam jiwa dan pikiran anak.

#3 Memaksimalkan Perkembangan di Masa Golden Age

Golden Age adalah masa dimana sel-sel syaraf di otak sednag merajut cabang-cabang baru. Masa ini adalah anak sedang mengeskplore sekelilingnya. Saat dia mampu menyerap segala informasi baik yang dia lihat maupun dengar dengan amat sangat baik. Maka adalah suatu kebahagian jika mampu mengarahkan perkembangan motorik mauun fisik anak dengan tepat di amsa ini.

Jika di masa Golden Age ini pendidikannya berhasil, maka kita akan melihat anak yang memiliki karakter, berjalan sesuai dengan norma-norma dan tumbuh kembangnya sesuai dengan tolok ukur kesehatan duni.

Nah, bagi kamu yang belum menikah, atauau akan menikah, apalagi sudha menikah, jangan lagi malas untuk terus mencari ilmu tentang parenting ini. Hasil akhir akan kita lihat saat anak-anak kita sudah dewasa nanti. Belajar sekarang gampang kok, banyak aplikasi atau website yang menyediakan informasi lengkap. Selamat belajar.

“Tulisan ini diikutsertakan dalam program One Day One Post
Komunitas Indonesian Content Creator.”

#odopicc #30hbcicc #indonesiancontentcreator #30haribercerita #odopiccday5
@indonesiancontentcreator
@mubadalah.id
@bonnels.id