Jajanan Favorit Murah
Jajan Favorit Murah

5 Jajanan Favorit Murah Teman Kumpul Saat Covid19. Sejak wabah ini melanda dan keharusan #DiRumahSaja, ruang batas gerak kita tentunya sangat minim. Biasanya kalau bosan, kita bisa menghabiskan waktu dengan jalan-jalan saat sore atau nongkong di cafe-cafe murah untuk sekedar mencari jajanan dan menghilangkan penat.

Tapi sejak Covid19 menyerang, rasa-rasanya mau keluar rumah kok berat jika memang benar-benar nggak urgent. Membeli penganan seperti kue yang biasanya dengan mendatangi langsung lapak kue kini ditiadakan. Syukurlah lapak online masih boleh beroperasi, dan tetep boleh mengantar.

Jajanan Tradisional teman Ngemil saat #DiamDirumah
Jajanan Favorit Teman ngemil saat #DiamDiRumah

Kita sudah pasti tahu dong ya, Gofood atau aplikasi lainnya saat ini siap sedia melayani kebutuhan kita. Tetapi saya sendiri lebih suka mencari jajanan di salah satu grup jual beli dengan nama Piayu Kuliner Batam.

Piayu sendiri adalah salah satau kawasan yang tidak jauh dari kawasan Industri Batamindo Muka Kuning. Tempat ini kata orang-orang sih “ndeso”nya Batam. Kalau daerah kota di Batam seperti Batam Center, Nagoya , Sekupang. Batuaji Sendiri yang dulunya juga dibilang ndeso kini sudah padat merayap dan rasanya nggak nyaman lagi ditinggali.

Kembali ke Piayu Kuliner Batam. Lapak ini khusus menjual makanan dengan fasilitas siap antar. Biasanya yang dijual disini adalah kue-kue modern maupun tradisional, lauk pauk, bahan mentah, dan minuman. Penganan ini sebagian besar adalah homemade alias karya-karya ibu yang kreatif dan pandai memanfaatkan keahlian dan kesempatan. Selebihnya beberapa diantaranya adalah warung makan rumahan dan warung bakso.

5 Jajan Favorit Murah di Piayu Kuliner Batam

Berikut ini beberapa jajanan yang rasanya lezat dilidah, benar-benar tidak mengecewakan meskipun saya belum pernah mengenal pedagangnya:

1. Luti Gendang

Luti gendang ini adalah makanan khas Tarempa. Bentuknya seperti roti goreng. Jika kita membeli Luti Gendang asli dari kedai Mie Tarempa Batam rasanya tentu mak nyus, nggak bisa dibilang lagi. Lezat…nikmat.

Luti Gendang
Luti Gendang. kolpri

Nah di Piayu Kuliner Batam juga ada yang menjual luti gendang ini dengan harga Rp 1.000,00. Rasanya sudah cukup lumayan lezat untuk ukuran harga seribu. Ada dua pilihan isian yaitu Abon Ikan dan isi Cokelat. Untuk isi cokelat saya rasa jatuhnya seperti roti goreng. Jika kita membeli banyak akan mendapat tambahan bonus 1-2 buah. Murah bukan? Lapak ini milik akun Anita N Fatmawati.

3. Getuk Talas

Biasanya getuk itu terbuat dari ubi. Namun kali ini terbuat dari talas. Rasanya enak banget, legit. Apalagi kalau dimakan masih dalam keadaan hangat.

Getuk Talas
Getuk Talas Edited by Canva

Nama pemilik lapaknya mbak Vataqia Naziragiva. Harga satu paket getuk talas dibanderol senilai Rp 10.000,00. Taburan kelapanya yang gurih semakin menambah nikmat getuk talas ini. Semakin mantap jika disantap bareng teh panas.

3. Getuk Lindri, Ongol-Ongol, Klepon dll

Lapak kali ini menjual jajanan pasar seperti getuk lindri, ongol ongol, getuk pisang, klepon, kue pelangi, cenil dan juga lopis. Satu porsi dengan isi bisa campur dibanderol dengan harga Rp 10.000,00. Pokoknya jika kangen jajanan kampung pesan saja di sini.

Getuk lindri klepon
Getuk Campur edited By Canva

Oya, lapaknya bernama Chamelli Kuliner biasa buka mulai jam 2 siang. Dan pengantaran dimulai pukul 15.30 wib. Dijamin puas dan nagih jika sudah menikmati jajanan di sini.

4. Jap Jaek

Jap Jaek ini bukan cap cay lho. Cap Jaek biasanya terkenal di Yogyakarta. terbuat dari tepung terigu yang di goreng menul-menul, kemudian diolah seperti memasak mie goreng. Jadilah cap jaek ini.

Cap Jaek jawa
Cap Jaek Jawa edited by Canva

Ada lebih dari satu pedagang cap jaek di Piayu Kuliner Batam. Harganya antara Rp 10.000,00 – Rp 12.000,00 per porsi. Jangan ingat diet jika kita menyukai penganan ini. Salah satu Lapak ini milik Mbak Bintang yang biasanya buka sore menjelang magrib dan diantar setelah magrib.

5. Tahu Sumedang

Tahu ini sudah sangat terkenal dimana-mana. Di Lapak Piayu Kuliner sendiri ada beberapa penjual tahu sumedang ini. Ada 3 harga pilihan yaitu Rp 10.00,00 untuk 30 biji, Rp 15.000,00 untuk 45 biji dan harga Rp 20.000,00 untuk 60 biji.

Tahu Sumedang
Tahu Sumedang edited by Canva

Tahu ini dijual mentah ya. Jadi kita tinggal menggorengnya sebentar. Siapkan cabe rawit dan teh hangat untuk menemani santapan ini. Gurih dan nggak ingin berhenti ngemilnya

Nah, itu 5 camilan yang bisa dijadikan teman bersantai saat di rumah. Kalau teman-teman apa camilannya?

#Day3
#BPNRamadan2020
#BPN30DayRamadanChallenge


Wiwid Nurwidayati

Seorang Ibu yang ingin berbagi cerita pada pembaca. Mencintai dunia baca dan tulis menulis. Berharap tulisannya bisa dinikmati dan bermanfat bagi pembacanya. Silahkan tinggalkan komentar di blog ini

54 Comments

Jihan · 25 April 2020 at 18:30

Semua terlihat enak mba. Tapi aku belum pernah coba yang nomer satu dan empat. Namanya pun baru dengar dan baca dari blog ini. Jadi wawasan kuliner tersendiri nih. Mudah-mudahan inget mau nyari jajan ini, penasaran sama rasanya.

    Wiwid Nurwidayati · 26 April 2020 at 21:00

    Luti Gendang itu kue khas Kepulauan Riau
    Nggak tahu apa di tempat lain sudah ada belum.

    klo cap jaek itu adanya di jawa, biasanya hanya di jogja. Orang jogja yang biasanya bikin ini klo di perantauan

Anonymous · 26 April 2020 at 01:46

Jajanannya bikin ngiler 😊🤭

    Wiwid Nurwidayati · 26 April 2020 at 20:59

    iya, ini jajanan kampung kesukaan saya

Ciani · 27 April 2020 at 05:39

Jajanannya mirip sama yg di jawa ya Bund, harganya juga masih relatif standard. Kirain batam itu pasti mahal, hhee.

    Wiwid Nurwidayati · 27 April 2020 at 11:30

    ada yang murah cili. Saya kangen makanan jawa memang.

Lithaetr · 29 April 2020 at 09:04

MasyaAllah kangen sangat dengan makanan tradisional di atas. Saya paling suka tahu sumedang, apalagi di kasih bumbu petis, mmm… tambah nikmat. Kalau di Jakarta, bisa dapatin jajanan tradisional yang 3 teratas di mana, ya? 😶

    Wiwid Nurwidayati · 2 May 2020 at 20:36

    Wah sayamakannya pakai cabe rawit saja udah enak, mbak. nggak berenti makannya.

Juli Dwi Susanti · 29 April 2020 at 12:49

Ngeces ini makanan murah meriah waktu Covid terutama 3 teratas itu sukaaa banget

    Wiwid Nurwidayati · 2 May 2020 at 20:36

    Heheheheh, sama mbak.

Arif Rudiantoro · 29 April 2020 at 13:15

Ya Allah ada getuk linri dae, saya senang dg jajanan pasar ini, masih teringat sekitar 20 tahun lalu saat di kampung selalu klo pagi di belikan emak untuk sarapan, rasanya masih membekas hingga sekarang tapi sayang sekarang uda di perantaun sudah lama tidak merasakanya lagi.

    Wiwid Nurwidayati · 2 May 2020 at 20:35

    Ya Allah, udah lama banget merantaunya mas pastinya ya?

Meilawati Nurhani · 29 April 2020 at 22:56

Wah, enak-enak ya, auto laper malam2 gini liat foto makanan hehe. Kalo saya suka semuanya, tapi udah lama banget nggak makan gethuk lindri, dulu kalo bapak pulang dines dari Jawa suka bawa. Kalo tahu Sumedang sering banget makan, soalnya ada yang jual di deket rumah

    Wiwid Nurwidayati · 2 May 2020 at 20:34

    iya nih. Kayaknya banyak yang suka getuk lindri ya, mbak. Rasanya unik makannya ngangenin.

Yustrini · 30 April 2020 at 11:17

Makanan murah meriah dan enak ini. Tahu sumedang murah sekali bisa dapet banyak. Hmm, kalo yg nomor satu belum pernah tahu , mirip2 roti goreng ya?

    Wiwid Nurwidayati · 2 May 2020 at 20:34

    iya, no 1 mirip roti goreng klo dari luar, tapi rasanya jauh banget bedanya mbak. Bikin nagih. Luti Gendnag memang makanan khas tarempa Kepulauan Riau Mbak. NGgak tahu apa di luar batam sudah ada.

ummu auliya · 30 April 2020 at 20:22

suka semuanya nih.. yang tradisional emang selalu ngangenin

    Wiwid Nurwidayati · 2 May 2020 at 20:33

    bener banget mbak. Makanan tradisional memang selalu bikin rindu.

Isti · 30 April 2020 at 22:05

Cap jaeknya bikin penasaran. Tepung terigu digoreng menul-menul. Duh… Bikin mupeng mbak. Sama yang nomer 1.

    Wiwid Nurwidayati · 2 May 2020 at 20:32

    iyo mbak, usahain menul-menul. Klo nggak nansti hasilnya keras. nggak enak.

Nisya Rifiani · 1 May 2020 at 12:21

Wah apaan tuh luti gendang, baru denger sekarang loh. Penasaran kayak gimana rasanya… kalau jajanan yang lainnya sih udah pernah nyoba… Yang favorit tentu aja tahu sumedang, endeussss

    Wiwid Nurwidayati · 2 May 2020 at 20:32

    Luti Gendang itu kue asli tarempa di Kepulauan Riau, mbak. Klo beli ditoko aslinya 1 pcs = 2500 tapi maknyus. lezat. Yang saya posting harganya cuma 1000. Tapi cukup sebagai obat rindu luti gendang.

www.derisafriani.xyz · 2 May 2020 at 06:30

Jap jaek yang aku baru dengar. Yang lainnya kesukaan semua. Terutama getuk. Gak nolak banget. Ternyata makanan tradisional kita istimewa. Selain juga mudah didapatkan.

    Wiwid Nurwidayati · 2 May 2020 at 20:31

    iya, setahu saya Jap jaek hanya ada di yogya mbak. Belum eprnah denger orang luar jogja ngomongin makanan ini.

Kartika · 2 May 2020 at 10:55

Oalah sama aja ya, ternyata di Batam juga ada getuk dkk. Aku paling suka jajanan pasar begini, apalagi yang gak digoreng. Gak ada rasa bersalah hihihi

    Wiwid Nurwidayati · 2 May 2020 at 20:29

    iya, yang buat sebenarnya sama sama rindu dengan jajanan kampung mbak. makanya ada.

Haeriah Syamsuddin · 2 May 2020 at 11:34

Saya suka banget dengan jajanan tradisional yang murah meriah. Kalau di Makassar, saya biasa jajan jalangkote, taripang, atau bakwan. Huah, jadi pengen jajan..

    Wiwid Nurwidayati · 2 May 2020 at 20:29

    apa itu mbak, jalangkote?

Ratu Kemala · 2 May 2020 at 13:54

Duh penasaran sama Jap Jaek nih
baru denger
kayaknya enak deh

    Wiwid Nurwidayati · 2 May 2020 at 20:28

    Enak mbak, apalagi kalau makannya di jogja dengan penjual yang sudah tua-tua itu.
    kanapa udah tua? soalnya kalau pulank ke jogja, pasti cari jap jaek dan yang enak itu di penjual-penjual yang udah tua.

Salbiah · 2 May 2020 at 19:31

Getuk lindri. Makanan sy banget waktu kecil. Suka banget. Apalagi kalau lagi laper trus disuguhkan itu, duh nikmat banget. Biasanya minumnya pakai teh Manis. Jadilah suasananya manis.

    Wiwid Nurwidayati · 2 May 2020 at 20:27

    iya, mbak. Meski dari bahan biasa, getuk lindri selalu punya kenangan di lidah ya. Di makan pagi hari dengan kelapa parut gurih. Sedep banget.

Andina · 3 May 2020 at 09:11

Saya cuma kenal Tahu Sumedang aja nih. Yang nomor 1 kayanya enak ya. Memang kue tradisional sebenarnya enak-enak aja kok buat pilihan berbuka puasa, murah pula

    Wiwid Nurwidayati · 3 May 2020 at 20:02

    iya mbak, apalagi kalau beli langsung di kedai mie tarempa, enak mbak.

Denik · 3 May 2020 at 16:00

Penasaran sama luti gendangnya. Jadi pingin main ke Batam. Kuliner di sana… hehehe

    Wiwid Nurwidayati · 3 May 2020 at 20:02

    ayuk mbak, ke sini.

Irena Faisal · 3 May 2020 at 20:02

cemilan favorite keluargaku: tahu bakso, bakpao mini, dan brownies almond ka hhehe. Aku naksir sama getuk talas deh 🙂

    Wiwid Nurwidayati · 3 May 2020 at 20:04

    wah itu saya juga suka, mbak. Getuk talas, enaknya dimakasn pasa hangat-hangat mbak. endes.

Grandys · 3 May 2020 at 20:26

Wuah makanan camilannya favorit banget itu jajanan pasar terluv deh, apalagi ak baru denger nih tjap jaek itu mbaa. Kalo tahu sumedang tuh enak banget makan sama cengek

    Wiwid Nurwidayati · 3 May 2020 at 21:54

    heheheh, itu makanan khas jogja, mbak. Sebenarnya sederhana saja dari tepung yang digoreng, gorengnya jangan kering, yang menul-menul gitu biar nggak keras.

Lailatul Istiqomah · 3 May 2020 at 21:54

Getuk makanan favorite dari kecil hehe. Tapi skrg jarang ada yang berjualan. Tahu sumedang masih sering makan. Untuk makanan yang lainnya belum pernah cobain. Hehe. Karena di kampung tidak ada cemilan seperti itu.

    Wiwid Nurwidayati · 3 May 2020 at 22:55

    iya, getuk ini makanan sederhana tapi dilidah terasa lezat dan banyak yang menyukainya ya, mbak.

Ranti · 3 May 2020 at 22:16

aduuh mbaa semua jajanan ini kesukaan aku. tahu sumedang masih bisa nemu nih di tempat domisili yang sekarang. tapi getuk lindri dan tjap jaek ini nih susah nemunya. duhh bikin aku laper malam-malam nih mba wiwid 😀

    Wiwid Nurwidayati · 3 May 2020 at 22:56

    Tjap Jaek ni juga baru-baru saja ada yang jual mbak. Alhamdulillah, klo bikin sendiri modalnya besar…heheheheh

Lelly · 3 May 2020 at 22:26

Favoritku sih gethuk lindri, ongol-ongol, sama klepon. Ini enak banget sih. Duh, jadi kangen jajan jadinya.

    Wiwid Nurwidayati · 3 May 2020 at 22:57

    iya, mbak. lapak ini belum lama ada. laris manis ini, ngantri seringnya kalau baru buka itu. Kleponnya beda dari yang lainnya ini.

innaistantina · 3 May 2020 at 22:41

Asikkkk ada klepon, favorit bangetttt nii

Eh ada tahu sumedang juga, mantap nih dimakan pake cabe rawit

    Wiwid Nurwidayati · 3 May 2020 at 22:57

    Hehehe, klepon yang dijjual dilapak ini beda memang mbak rasanya. Lezat. Anak saya suka banget.

Seftina Qurniawati · 4 May 2020 at 01:13

Lihat postingan getuk jadi pengen banget pulang kampungmba hehehehe… Soalnya disini nggak Ada yang jualan getuk

    Wiwid Nurwidayati · 4 May 2020 at 21:32

    mbak di mana? kok nggak ada getuk? eh tapi dulu di Batam juga nggak ada getuk dan jajanan pasar lainnya. Baru-baru ini saja ada.

Nurhilmiyah · 4 May 2020 at 06:10

Unik banget yg Tjap Jaek itu ya Mbak,, waktu sy tinggal di Jogja malah blom pernah makannya hihi… Nice info mba… Emang jajanan tradisional tiasa 2 nya ya

    Wiwid Nurwidayati · 4 May 2020 at 21:31

    ini makanan biasa tapi terus terasa di lidah.

Fenni Bungsu · 4 May 2020 at 06:34

Kalau di sini daku belum pernah lihat luti gendang, jadi belum tahu nih rasanya kek apa. Yang lain udah hehe

    Wiwid Nurwidayati · 4 May 2020 at 21:30

    Iya mbak, sepertinya Luti Gendnag belum ada di luar oulau Batam.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox: