Inspiration

Jangan Terpuruk Menyesali, Cukup Jadikan Pelajaran

Demi masa sesungguhnya manusia kerugian
Melainkan yang beriman dan beramal sholeh
Demi masa sesungguhnya manusia kerugian
Melainkan nasehat kepada kebenaran dan kesabaran

Gunakan kesempatan yang masih diberi moga kita takkan menyesal
Masa usia kita jangan disiakan kerna ia takkan kembali

Ingat lima perkara sebelum lima perkara
Sihat sebelum sakit
Muda sebelum tua
Kaya sebelum miskin
Lapang sebelum sempit
Hidup sebelum mati

(Demi Masa-Raihan)

 

Masa lalu adalah sesuatu yang telah terjadi, dan seburuk apapun hal yang kita lakukan atau kita lalui adalah tak perlu begitu terpuruk menyesalinya. Cukup kita terus beristigfar, memohon ampunanya agar ditunjukkan jalan yang benar, jalan yang lebih baik agar semua hal yang mungkin kita sesali menjadi pelajaran berharga untuk masa depan.

Allah sebaik-baik sutradara di dalam hidup ini, bisa jadi kita sering berkata andai aku begini aku pasti jadi begitu. PadahalĀ  Allahlah yang tahu hal yang terbaik bagi kita. Jika mungkin kehidupan yang kita jalani terlihat berat, bisa jadi itu wujud cinta Allah agar kita semakin mendekat kepada-Nya.

Saya sendiri jika ditanya hal apakah yang paling disesali saat ini? Saya akan menjawab, bahwa saya menyesali kesempatan hidup yang telah Alloh beri selama hampir 39 tahun ini, dan saya masih Allah limpahi dengan kesempatan bernafas, sehat wal afiat, rizki yang cukup, anak-anak yang menyenangkan, suami yang taat, namun saya menghabiskan waktu saya sia-sia. Saya lebih banyak menghabiskan untuk dunia, hafalan quran yang tidak bertambah, kualitas hidup yang masih stagnan, belum bisa menjadi ibu dan istri yang baik, ilmu agama yang hanya seujung kuku. Oh Allah, kemana saja saya selama ini.

Tema kali ini memang wow, selain bermaksud agar kita intropeksi diri menjelang 2018 berlalu, hingga kita menyadari kesalahan-kesalahan yang dibuat dan di tahun 2019 kita berusaha menjadi lebih baik lagi.

Dan yang harus diingat, di setiap penyesalan yang kita rasa, Allah telah menyisipkan rasa syukur di hati. Rasa syukur bahwa hati kita masih baik. Karena mampu mendeteksi kesalahan-kesalahan di masa lalu yang semuanya tentu demi kebaikan di masa depan.

#Day22
#Bloggerperempuan
#BPN30DayBlog challenge

Seorang Ibu yang ingin berbagi cerita pada pembaca. Mencintai dunia baca dan tulis menulis. Berharap tulisannya bisa dinikmati dan bermanfat bagi pembacanya. Silahkan tinggalkan komentar di blog ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox: