Bakpia, salah satu makanan yang sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Makanan yang berbentuk bulat ini dulu awalnya adalah makanan khas dari Yogyakarta yang terkenal dengan nama Bakpia Pathok biasanya berisi kacang hijau yang sudah dilembutkan. Namun, seiring berkembangnya zaman kini Bakpia sudah bervariasi, termasuk juga banyak industri rumahan yang memproduksi  Bakpia. Salah satunya adalah Bakpia bermerek 5555.

Kebetulan, rumah produksi Bakpia 5555 ini tidak jauh dari kediaman saya di sudut kampung di Sleman. Jika pada tahun 2000 dulu saya harus ke pusat kota jika ingin membeli bakpia untuk oleh-oleh, maka kali ini saya bisa mendapatkan Bakpia dengan mudah, masih fresh dari oven dan terjangkau harganya dengan kemasan yang menarik.

Meskipun Bakpia 5555 termasuk industry rumahan yang tergolong baru, namun rasanya begitu pas, tidak terlalu manis, dan juga lembut. Selain itu ada beberapa varian rasa yang bisa dipilih sesuai dengan selera kita. Ada 4 varian rasa yang disediakan yaitu, kacang hijau, kumbu hitam, tela (ubi) ungu, tela (ubi) madu. Saya sendiri paling suka dengan varian isi tela (ubi) ungu. Rasanya betul-betul pas. Ukuran bakpianya juga terasa pas disajikan sebagai camilan.

Bapia 5555 milik mbak Fiki ini dibungkus dengan kemasan menarik. Ada pilihan kotak, antara lain kotak berisi 10 biji bakpia dengan harga Rp 8.500,-, atau kotak isi 30 biji bakpia  dengan harga Rp 24.000,-, atau 60 biji bakpia dengan harga Rp 50.000, saya sendiri suka membeli kotak dengan isi 10 biji agar mudah membagi-bagikan ke tetangga atau handai taulan.

Dengan logo Bakpia Fresh from Oven, bakpia 5555 bisa bertahan 3-4 hari di dalam suhu ruang, dan dapat bertahan lebih dari seminggu jika disimpan di dalam freezer. Jika Anda ingin berkunjung langsung ke tempat pembuatan bakpia 5555 ini dan melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana proses produksinya Anda bisa berkunjung ke alamat : Kejambon Kidul, kelurahan Sindumartani, kecamatan Ngemplak Sleman, Yogyakarta (timur Pasar Jambon, Ngemplak, Sleman). Selain bakpia, Anda juga bisa menemukan berbagai macam jenis oleh-oleh yang lain sebagai alternative.

Pas di lidah, Pas di kantong, Pas untuk oleh-oleh, begitu mungkin kata yang tepat untuk menggambarkan kelezatan Bakpia 5555. Anda penasaran untuk mencicipi kelezatannya, silahkan berkunjung ke Makmur sesuai alamat yang saya tuliskan di atas. Selamat berburu kelezatan bakpia 5555.


Wiwid Nurwidayati

Seorang Ibu yang ingin berbagi cerita pada pembaca. Mencintai dunia baca dan tulis menulis. Berharap tulisannya bisa dinikmati dan bermanfat bagi pembacanya. Silahkan tinggalkan komentar di blog ini

4 Comments

Cara Termudah · 24 October 2018 at 09:30

widihh lezattnyaaaa

HugoBig · 23 December 2018 at 18:33

Hello. I have checked your wiwidstory.com and i see you’ve got some duplicate
content so probably it is the reason that you don’t rank
hi in google. But you can fix this issue fast. There is a tool that creates articles like human,
just search in google: miftolo’s tools

Ira Filanisa · 30 January 2019 at 10:41

weeeh sama mbak aku kalau ke jogja beli bakpia nya yang ini 😀 paling suka banget sama yang ubi.. salam kenal mbak Wiwid 🙂

    Wiwid Nurwidayati · 30 January 2019 at 18:09

    wah sama. Mbak. Saya suka ubi ungunya juga.
    Salam kenal, mbak. Senang sekali mbaknya mau mampir

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox: