menyambut Lebaran
Lifestyle

Sambutlah Lebaran dengan Gegap Gempita Tetapi Jangan Lupakan 4 Hal Ini

menyambut Lebaran

Sambutlah Lebaran dengan Gegap Gempita Tetapi Jangan LUpakan . Ramadhan telah berakhir tahun ini. Hari Raya Idul Fitri esok telah menanti. Semua merasa senang dan gembira, dan mempersiapkannya dengan segala rupa. Ramadhan berlalu semoga kita menjadi pribadi yang lebih baik dan tetap istiqomah menjadi pribadi yang terus lebih baik.

Hari Raya Idul Fitri yang diawali dengan takbir dikumandangkan sehabis salat magrib, lalu dilanjutkan dengan takbir keliling sehabis salat isya, dan lalu dilanjutkan takbir di masjid hingga subuh. Di rumah-rumah, ibu-ibu telah sibuk sejak pagi, berbelanja kepasar untuk membeli semua keperluan memasak berbagai jenis makanan yang lezat untuk merayakan sebuah kemenangan besar yaitu menahan hawa nafsu selam sebulan penuh di bulan Ramadhan.

Di ruang tamu, toples-toples penuh berisi kue dan keranjang minuman, tembok-tembok telah mengkilatd engan cat baru, gorden-gorden lama diturunkan diganti yang baru, semua untuk menyambut tamu-tamu yang akan datang.

Di lemari beberapa gepok uang disiapkan dalam amplop-amplop cantik untuk diberikan kepada anak-anak yang tertawa senang saat mengucapkan salam datang dan perpisahan. Ah Hari Raya memang momen membahagiakan bagi semuanya.

Dilain pihak, beberapa bulan sebelumnya calon pemudik telah memesan tiket-tiket perjalanan, tiket kereta api, tiket pesawat, tiket kapal dan atau tiket bus. Semuanya untuk menyambut lebaran dengan kegiatan mudik demi bertemu dengan orangtua dan handai taulan di kampung halaman. Berbahagia bersama keluarga.

Dijalanan, orang hilir mudik dengan mengenakan pakaian terbaiknya, pakaian-pakaian yang cantik dipandang untuk bertemu dengan kerabat, kenalan atau rekanan. Semuanya terlihat semarak dan berbahagia di hari raya.

Di malam hari raya, iring-iringan mobil takbiran memenuhi jalan raya. Semua penumpangnya mengumandangkan takbir. Di tempat lain, suara mercon atau kembang api bersahut-sahutan. Semuanya semakin membuat Ramadhan semakin ceria.

Ramadhan memang telah berlalu, kemudian kita bertemu dengan Hari Raya Idul Fitri dan menyambut  dengan gegap gempita, tetapi kita tidak boleh lupa pelajaran yang telah diberikan selama sebulan penuh oleh bulan Ramadhan.

Beberapa pelajaran yang tidak boleh kita lupakan dan terus harau kita upayakan agar tetap istiqomah selama 11 bulan lalu kita semoga dipertemukan dengan ramadhan tahun depan adalah

#1 Bangun Dini Hari untuk Beribadah Kepada-Nya

Jika Ramadhan mengharuskan kita untuk bangun kurang lebih satu jam lebih awal dari salat subuh, maka semoga di 11 bulan berikutnya tubuh kita tetap terbangun untuk salat malam dan berdzikir kepada-Nya.

#2 Meningkatkan Amalan Sunah

Amalan sunah di bulan Ramadhan seperti salat tarawih, dengan gemblengan salat tarawih semoga kita tetap istiqomah untuk meningkatkan amalan-amalan sunah yang tentunya kelak di hari akhir akan berguna untuk menghapus semua dosa-dosa kecil kita. Aamin.

#3 Mencintai Alquran

Biasanya di bulan Ramadhan orang akan mengisi waktu luangnya dengan tadarus atau membaca Alqur’an. Dengan gemblengan keikhlasan di Bulan Ramadhan, semoga kita tetap istiqomah untuk terus mempelajari, mendekatkan diri kepada Alquran. Terlebih lagi Alquran diturunkan di hari ke-17 bulan Ramadhan.

#4 Tetap Gemar untuk Bersedekah

Sedekah adalahs ebuah amalan yang dianjjurkan untuk dikerjakan kapanpun, karena manfaat dari sedekah itu begitu dahsyatnya bagi diri kita sendiri maupun orang lain. Untuk itu, semoga Ranadhan pergi, kita tetap memiliki keikhlasan untuk tetap gemar bersedekah dalam keadaan bagaimanapun.

Kita boleh gegap gempita menyambut hari raya, tetapi sekali lagi, ketika Ramadhan telah berlalu semoga semangat dan pelajaran yang diberikan olehnya tidak pudar di hati kita. (end)

#BloggerPerempuan
#BPN30dayRamadhanBlogChallenge
#30hariKebaikanBPN
#Day30

 

Seorang Ibu yang ingin berbagi cerita pada pembaca. Mencintai dunia baca dan tulis menulis. Berharap tulisannya bisa dinikmati dan bermanfat bagi pembacanya. Silahkan tinggalkan komentar di blog ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox: